APA SUBJEK NOS OUTBOUND TRAINING ?

Dalam metode outbound training menjadikan manusia menjadi subjek prioritas yang akan dibentuk sesuai dengan tujuan diadakanya pelatihan. belajar dari pengalaman menjadi salah satu backbone dalam pembentukan materi outbound training baik pengalaman yang muncul karena ada nya interaksi (hubungan sosial), tekanan kondisi atau dinamika perubahan. Manusia sebagai Makhluk sosial sejatinya merupakan status yang sangat melekat dalam diri manusia dan kosenkuensi menjadi makhluk sosial membuat manusia sangat membutuhkan berhubungan antara satu dengan lainnya.

Sehingga untuk menjalankan kehidupan dalam suatu masyarakat, manusia tidak bisa hanya bertindak selaku insan ( perseorangan ) yang memegang kehidupan sukma yang menyepi namun manusia memerlukan pula interaksi selaku makhluk sosial dalam suatu kelompok, dari sinilah manusia sering juga disebut sebagai makhluk monodualistik. Hal yang perlu kita sadari sesungguhnya sering kali masuk dalam suatu komune atau komunitas sebagai ajang interaksi kita dengan dengan insan – insan yang heterogen sifat, kebiasaan, dan karakter.

"Manusia sebagai makhluk sosial yang memerlukan interaksi, komunikasi dan sosialisasi sebagai kebutuhan hidup" agar manusia dapat berperan dengan baik sebagai mahluk monodualistik.

Interaksi dalam suatu komune atau komunitas yang heterogen bagaikan dua sisi mata uang yang bisa memberikan umpan balik yang baik dan tidak baik, apalagi interaksi heterogen ini terjadi dalam suatu lingkungan kerja dalam satu perusahaan tentu saja harus mendapatkan perhatian yang cukup besar bagi owner jika ingin business plan yang telah dibikin dapat diesekusi oleh tim yang efektif.

Kenapa interaksi yang heterogen dalam lingkungan kerja perlu mendapat perhatian oleh owner?

Interaksi yang heterogen dalam tempat kerja, dimana ada yang memiliki kegemaran mental bloking, ada yang berkelompok dengan status bestie, ada yang suka melempar tanggung jawab, ada yang berkarakter pahlawan kesiangan, dan lain – lain. Sehingga tanpa disadari lingkungan kerja dalam suatu perusahaan terbingkai oleh lingkungan kerja yang toksik, sehingga kinerja secara individu maupun secara tim mengalami penurunan yang lama kelamaan menjadi akan lahir budaya kerja yang tidak bagus.

PORTOFOLIO GALERI KERJA TIGO ADVENTURE

Nah sebelum bibit – bibit toksik yang ada didalam lingkungan kerja semakin merajalela menyebar dalam suatu sistem kerja, di perlukan suatu detoks untuk membasminya hal ini seperti yang dilakukan oleh PT Cemerlang Indah Selaras (PT. CIS Maros) yang memilih metode detoks budaya kerja buruk di lingkungan kerjanya menggunakan Teamwork and NOS ( Neuron Of Success ) dengan menggandeng provider TIGO outbound training.

Pendekatan apa ya yang digunakan dalam NOS Outbound Training ?

Acara yang dikemas dengan FUN TEAM BUILDING sehingga tidak membuat materinya ambyar tapi malah menjadi ciamik karena memadukan kegiatan di luar ruangan dan didalam ruangan. Kegiatan yang diluar ruangan seperti : ice breaking, team challenge, dan big final project yang bertujuan untuk membentuk organisasi atau tim terjalin suatu interaksi dan komunikasi yang efektif dari anggota tim. Kolaborasi tim bertujuan untuk mencapai tujuan atau menyelesaikan tanggung jawab dengan efektif dan efisien dengan suatu perencanaan, pengorganisasian, dan pengesekusian dengan baik serta terukur dibungkus dengan komunikasi yang efektif dalam suatu tim.

Sedangkan kegiatan didalam ruangan (inclass training) penekanannya terdapat pada materi yang bertitik tumpu pada pelatihan aktifasi pola prilaku positif yang sejatinya sudah melekat pada setiap insan semenjak terlahir di dunia. Pola prilaku positif yang melekat ini bisa menjadi passive seiring berjalannya waktu dalam kehidupan, sehingga menyebabkan motivasi dalam mencapai tujuan hidupnya menjadi tidak terfokus, sehingga materi NOS ( Neouron Of Success ) sebagai desain neuoron – neuoran dalam otak manusia bisa bekerja dengan optimal.

corporate-culture-training

Dengan detoks dilingkungan kerja menggunakan NOS (Neuron Of Succes). diharapkan mampu memberikan dampak yang signifikan. terutama, dalam pencapaian meghilangkan toxic – toxic yang ada dalam lingkungan kerja dan sekat – sekat yang ada dalam tim. dan, membentuk tim andalan yang memiliki motivasi mencapai tujuan, kreativitas serta produktivitas, komunikasi yang efektif, dan sinergi yang kuat dalam tim demi terciptanya budaya dan sistem kerja yang mendukung tercapainya business plan.

adapun beberapa pendekatan lain yang dapat kami referensikan antara lain :

Extreme paintball chalenge sebagai alternatif team building

Rafting memacu adrenalin menantang BAHAYA..!!